5/5 - (3 votes)

Harga Beton Precast Murah Bulan ini di Jabodetabek. Sebagai salah satu supplier beton pracetak, disini juga menyediakan berbagai macam jenis beton precast beserta penawaran harganya dengan banyak pilihan, dari mulai untuk kebutuhan penataan lingkungan hingga untuk kepentingan saluran. Produk beton pracetak yang kami tawarkan dan kami jual, telah memiliki sertifikat ISO dan berstandar SNI.

Harga Beton Precast Murah Juga Beton Pracetak Prategang (IDR/Pcs)

Informasi penawaran harga beton pracetak di atas masih sebagian dari produk yang kami tawarkan. Untuk melihat keseluruhan pada masing-masing produk dapat anda tinjau pada katalog produk di bawah ini.

Harga Box Culvert Murah

Harga Box Culvert Murah

Beton telah dipakaai selama berabad-abad menjadi dikenal karena daya tahan dan fleksibilitas dalam penggunaannya. Karena faedahnya cukup dirasakan maka perekembanganpun menjadikan beton terus berevolusi.

Dari yang dulunya hanya dicampur pada lokasi proyek, maka saat ini beton dapat dicetak dengan menggunakan cetakan yang dapat disesuaikan dengan jenis proyek konstruksi.

Beton precast secara struktur memiliki kekuatan sendiri yang cukup unik. Tidak hanya tahan lama dan serbaguna, akan tetapi cukup mudah dalam pemasangan dan ramah lingkungan, harga beton precast juga terbilang cukup terjangkau, dan yang paling signifikan yaitu dapat meberikan efesiensi waktu dalam pengerjaan konstruksi.

Daftar Harga Beton Precast Terbaru (IDR/Pcs) dan Spesifikasi Ukuran

No Nama Ukuran (mm) Harga (IDR/Pcs)
A

U-Ditch

1 U-Ditch 300 x 200 x 800 (Box Pondasi) 155.000
2 U-Ditch 200 x 200 x 1200 262.000
3 U-Ditch 200 x 300 x 1200 290.000
4 U-Ditch 300 x 300 x 1200 325.000
5 U-Ditch 300 x 400 x 1200 350.000
6 U-Ditch 300 x 500 x 1200 362.000
7 U-Ditch 400 x 400 x 1200 475.000
8 U-Ditch 400 x 500 x 1200 512.000
9 U-Ditch 400 x 600 x 1200 562.000
10 U-Ditch 400 x 600 x 1200 (Tb.10)* 755.000
11 U-Ditch 500 x 500 x 1200 587.000
12 U-Ditch 500 x 500 x 1200 (Tb.10)* 817.000
13 U-Ditch 500 x 600 x 1200 606.000
14 U-Ditch 500 x 700 x 1200 662.000
15 U-Ditch 600 x 600 x 1200 712.000
16 U-Ditch 600 x 700 x 1200 775.000
17 U-Ditch 600 x 800 x 1200 879.000
18 U-Ditch 700 x 700 x 1200 806.000
19 U-Ditch 800 x 600 x 1200 913.000
20 U-Ditch 800 x 800 x 1200 1.060.000
21 U-Ditch 800 x 1000 x 1200 1.235.000
22 U-Ditch 1000 x 1000 x 1200 1.812.000
23 U-Ditch 1000 x 1200 x 1200 2.125.000
24 U-Ditch 1000 x 1500 x 1200 2.816.000
25 U-Ditch 1200 x 1000 x 1200 2.458.000
26 U-Ditch 1200 x 1200 x 1200 2.729.000
27 U-Ditch 1200 x 1400 x 1200 3.072.000
28 U-Ditch 1400 x 1400 x 1200 3.929.000
29 U-Ditch 1500 x 1000 x 1200 3.472.000
30 U-Ditch 1500 x 1500 x 1200 4.258.000
31 U-Ditch 1500 x 1700 x 1200 4.486.000
32 U-Ditch 1600 x 1600 x 1200 5.015.000
33 U-Ditch 1600 x 1800 x 1200 5.358.000
34 U-Ditch 1800 x 1800 x 1200 6.115.000
35 U-Ditch 1800 x 2000 x 1200 6.515.000
36 U-Ditch 2000 x 2000 x 1200 6.972.000
B

Cover U-Ditch HD K350

1 Cover U-ditch 300 HD 115.000
2 Cover U-ditch 400 HD 153.000
3 Cover U-ditch 500 HD 208.000
4 Cover U-ditch 600 HD 278.000
5 Cover U-ditch 800 HD 379.000
6 Cover U-ditch 1000 HD 535.000
7 Cover U-ditch 1200 HD 680.000
8 Cover U-ditch 1400 HD 878.000
9 Cover U-ditch 1500 HD 948.000
10 Cover U-ditch 1600 HD 963.000
C

Cover U-Ditch LD

1 Cover U-ditch 300 LD 75.000
2 Cover U-ditch 400 LD 113.000
3 Cover U-ditch 500 LD 150.000
4 Cover U-ditch 500 LD Tebal 12 167.000
5 Cover U-ditch 600 LD 202.000
6 Cover U-ditch 800 LD 278.000
7 Cover U-ditch 1000 LD 386.000
D

Box Culvert

1 Box Culvert 400 x 400 x 1000 875.000
2 Box Culvert 400 x 600 x 1200* 1.300.000
3 Box Culvert 500 x 500 x 1000 1.187.000
4 Box Culvert 600 x 600 x 1000 1.437.000
5 Box Culvert 600 x 600 x 1000 LD 1.107.000
6 Box Culvert 700 x 700 x 1000 1.636.000
7 Box Culvert 800 x 800 x 1000 2.250.000
8 Box Culvert 800 x 800 x 1000 LD 1.636.000
9 Box Culvert 1000 x 1000 x 1000 3.100.000
10 Box Culvert 1000 x 1000 x 1000 LD 2.458.000
11 Box Culvert 1200 x 1200 x 1000 4.229.000
12 Box Culvert 1400 x 1400 x 1000 5.629.000
13 Box Culvert 1400 x 1400 x 1000 LD 4.272.000
14 Box Culvert 1500 x 1500 x 1000 6.215.000
15 Box Culvert 1600 x 1600 x 1000 7.184.000
16 Box Culvert 1800 x 1800 x 1000 7.929.000
17 Box Culvert 2000 x 1000 x 1000 7.129.000
18 Box Culvert 2000 x 2000 x 1000 10.015.000
19 Box Culvert 2500 x 2500 x 1200 (top bottom) 16.386.000
20 Box Culvert 3000 x 3000 x 1200 (top bottom) 23.615.000
E

Kanstin K300

1 Kansteen B1 600 x 300 x 250/220 95.000
2 Kansteen B2 400 x 280 x 150/120 39.000
3 Kansteen B3 (Sofa) 300 x 300 x 600 86.000
4 Kansteen B4 400 x 250 x 120/90 30.000
5 Kansteen B5 600 x 250 x 220/180 76.000
6 Kansteen B6 400 x 300 x 100/150 49.000
7 Kansteen B7 300 x 200 x 400 65.000
8 Car Stopper 600 x 150 x 150/100 33.000
9 Kansteen S 400 x 250 x 100/150 32.000
10 Pot Bunga 93.000
11 Kursi Beton 308.000
12 Meja Beton 308.000
F

Barrier K350

1 Barrier 700 dua sisi 786.000
2 Barrier 800 dua sisi 829.000
3 Barrier 800 satu sisi 629.000
4 Barrier 1000 dua sisi 929.000
5 Barrier 1000 satu sisi 815.000
6 Barrier 1200 dua sisi 1.363.000
7 Barrier 1200 satusisi 972.000
8 Barrier 1200 satu sisi (MCB 1200 x 400 x 1200) 1.309.000
G

Panel Pagar K300

1 Panel Pagar Polos 2400 x400 x50 (K-300) 150.000
2 Panel Pagar Polos 2400 x 450 x 50 (K-300) 158.000
3 Panel Pagar Motif 2400 x 400 x 50 (K-300) 160.000
H

Kolom Pagar K300 Per Meter

1 Kolom Pagar 160 x 200 (t = 1 m) (K-300) 141.000
2 Kolom Pagar 170 x 170 (t= 1 m) (K-300) 130.000
I

Gravel

1 Gravel 300 127.000
2 Gravel 400 172.000
3 Gravel 500 246.000
4 Gravel 600 319.000
5 Gravel 800 495.000
6 Gravel 1000 703.000
J

Cover Surround & Entry PIT

1 Cover 800 x 800 376.000
2 Surround 800 x 800 383.000
3 Side Entry Pit Tipe 1 390 x 280 x 400 83.000
4 Grill Tipe 1 28.000
K

Tetrapod

1 Tetrapod 900 1.066.000
2 Tetrapod 650 703.000
L

Pipa Beton Leff 1,25M K450

1 Pipa (N-RCP) RJ Ø-300 239.000
2 Pipa (N-RCP) RJ Ø-400 325.000
3 Pipa (N-RCP) RJ Ø-500 473.000
4 Pipa (N-RCP) RJ Ø-600 605.000
5 Pipa (N-RCP) RJ Ø-800 936.000
6 Pipa (N-RCP) FJ Ø-1000 1.325.000
7 Pipa (RCP) RJ Ø-300 329.000
8 Pipa (RCP) RJ Ø-400 458.000
9 Pipa (RCP) RJ Ø-500 640.000
10 Pipa (RCP) RJ Ø-600 849.000
11 Pipa (RCP) RJ Ø-800 1.256.000
12 Pipa (RCP) FJ Ø-1000 1.770.000
M

Pipa Beton Leff 2,45M K450

1 Pipa (N-RCP) RJ Ø-300 469.000
2 Pipa (N-RCP) RJ Ø-400 579.000
3 Pipa (N-RCP) RJ Ø-500 740.000
4 Pipa (N-RCP) RJ Ø-600 945.000
5 Pipa (N-RCP) RJ Ø-800 1.502.000
6 Pipa (N-RCP) RJ Ø-1000 2.378.000
7 Pipa (N-RCP) RJ Ø-1200 3.089.000
8 Pipa (N-RCP) RJ Ø-1500 4.420.000
9 Pipa (M-RCP) RJ Ø-300 576.000
10 Pipa (M-RCP) RJ Ø-400 715.000
11 Pipa (M-RCP) RJ Ø-500 895.000
12 Pipa (M-RCP) RJ Ø-600 1.106.000
13 Pipa (M-RCP) RJ Ø-800 1.750.000
14 Pipa (M-RCP) RJ Ø-1000 2.922.000
15 Pipa (M-RCP) RJ Ø-1200 3.865.000
16 Pipa (M-RCP) RJ Ø-1500 5.429.000
17 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-300 600.000
18 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-400 743.000
19 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-500 943.000
20 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-600 1.215.000
21 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-800 1.900.000
22 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-1000 3.043.000
23 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-1200 4.300.000
24 Pipa (RCP- CLASS 2) RJ Ø-1500 6.086.000
N

Pipa Beton Leff 2,5M K450

1 Pipa (N-RCP) FJ Ø-300 570.000
2 Pipa (N-RCP) FJ Ø-400 676.000
3 Pipa (N-RCP) FJ Ø-500 815.000
4 Pipa (N-RCP) FJ Ø-600 952.000
5 Pipa (N-RCP) FJ Ø-800 1.519.000
6 Pipa (N-RCP) FJ Ø-1000 2.405.000
7 Pipa (N-RCP) FJ Ø-1200 3.128.000
8 Pipa (M-RCP) FJ Ø-300 659.000
9 Pipa (M-RCP) FJ Ø-400 808.000
10 Pipa (M-RCP) FJ Ø-500 979.000
11 Pipa (M-RCP) FJ Ø-600 1.150.000
12 Pipa (M-RCP) FJ Ø-800 1.709.000
13 Pipa (M-RCP) FJ Ø-1000 2.856.000
14 Pipa (M-RCP) FJ Ø-1200 4.082.000
15 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-300 682.000
16 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-400 815.000
17 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-500 1.042.000
18 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-600 1.252.000
19 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-800 1.948.000
20 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-1000 3.063.000
21 Pipa (RCP- CLASS 2) FJ Ø-1200 4.355.000
O

Sumur Resapan

1 Biopori Ø-1000 x 500 NR 554.000
2 Biopori Ø-1000 x 1000 NR 1.108.000
3 Biopori Ø-1000 x 1250 NR 1.382.000
4 Porous Ø-1000 x 500 NR 519.000
5 Porous Ø-1000 x 1000 NR 1.035.000
6 Porous Ø-1000 x 1250 NR 1.272.000
7 Biopori Ø-1000 x 500 R 693.000
8 Biopori Ø-1000 x 1000 R 1.387.000
9 Biopori Ø-1000 x 1250 R 1.720.000
10 Porous Ø-1000 x 500 R 663.000
11 Porous Ø-1000 x 1000 R 1.327.000
12 Porous Ø-1000 x 1250 R 1.623.000
13 Biopori Ø-1500 x 500 R 1.692.000
14 Bak Kontrol 300 x 200 x 400 186.000
15 Cover Bak Kontrol 300 x 200 39.000
16 Cover Sumur Ø-1000 LD 380.000
17 Cover Sumur Ø-1000 HD 547.000
18 Cover Sumur Ø-1500 1.416.000
P

Mini Pile K450 Per Meter

1 Mini Pile 30 x 30 x 600 cm (N) 232.000
2 Mini Pile 30 x 30 x 600 cm (S) 243.000
3 Mini Pile 30 x 30 x 600 cm (D) 254.000
4 Mini Pile 30 x 30 x 300 cm (N) 232.000
5 Mini Pile 30 x 30 x 300 cm (S) 254.000
6 Mini Pile 30 x 30 x 300 cm (D) 275.000
7 Mini Pile 25 x 25 x 600 cm (N) 168.000
8 Mini Pile 25 x 25 x 600 cm (S) 175.000
9 Mini Pile 25 x 25 x 600 cm (D) 183.000
10 Mini Pile 25 x 25 x 300 cm (N) 168.000
11 Mini Pile 25 x 25 x 300 cm (S 183.000
12 Mini Pile 25 x 25 x 300 cm (D) 197.000
13 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D10 (N) 116.000
14 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D10 (S) 123.000
15 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D10 (D) 128.000
16 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D10 (N) 116.000
17 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D10 (S) 128.000
18 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D10 (D) 139.000
19 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D13 (N) 132.000
20 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D13 (S) 137.000
21 Mini Pile 20 x 20 x 600 cm 4D13 (D) 143.000
22 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D13 (N) 132.000
23 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D13 (S) 143.000
24 Mini Pile 20 x 20 x 300 cm 4D13 (D) 154.000

Harga Terkirim untuk wilayah
(1) Jabodetabek Purwakarta. Subang. Karawang. Bandung.
(2) Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
(3) Lokasi proyek berada diluar wilayah 1 dan jika tidak memenuhi syarat minimum muatan.

Ketentuan Harga Beton Precast

  • Harga beton pracetak di atas belum termasuk PPN 10%.
  • Nilai harga tidak mengikat sebelum kontrak PO.
  • Koordinasi lapangan diluar tanggung jawab kami.
  • Harga di atas berlaku untuk wilayah Jabodetabek.
  • Pengiriman di luar Jabodetabek dikenakan mobilisasi.

Penawaran harga beton precast di atas sewaktu-waktu dapat berubah dan berlaku nego. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penawaran serta negosiasi silahkan hubungi kontak yang telah tercantum di website kami bisa melalui whatsapp / telp terima Kasih.

marketing

SALES – Beton Precast

Nama Bpk. Hadis
Tlp / WA 0813-1420-2418
Perusahaan PT. Cipta Beton Readymix
Alamat Cileungsi – Bogor

Deskripsi Beton Precast / Beton Pracetak

Jenis-jenis Beton Precast / Beton Pracetak

Keuntungan Menggunakan Beton Precast / Beton Pracetak

Meskipun ada banyak manfaat dalam penggunaan beton pracetak, disini kami coba ulas hanya 7 keuntungan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penggunaannya guna kebutuhan proyek bangunan Anda.

AMAN DAN EFISIEN SECARA STRUKTUR

Konstruksi bangunan beton tradisional tidak tahan dengan keunggulan dan kekuatan beton pracetak, terutama ketika melihat proyek-proyek besar.

Pracetak beton dirancang dan dibangun secara khusus untuk memiliki rasio bentang-ke-kedalaman yang sangat tinggi yang memungkinkannya menahan beban lebih baik, mengurangi kebutuhan kolom tambahan dan penyangga di dalam struktur internal bangunan.

Bobotnya yang lebih ringan juga dapat mengurangi ukuran material struktural yang dibutuhkan dan kedalaman fondasi keseluruhan.

Kekuatan beton pracetak tidak dikorbankan oleh konstruksinya yang ringan, yang berarti tetap aman dan bahkan diletakkan di bawah beban mati yang berkurang ketika dipasang dengan benar.

Semua penghematan berat yang dipasangkan dengan kekuatan tinggi berarti bangunan dapat menggunakan beton pracetak untuk mencapai ketinggian hingga 80 lantai.

Demikian informasi mengenai harga beton precast yang kami tawarkan, semoga menjadi bahan pertimbangan anda dalam perencanaan anggaran biaya RAB dalam konstruksi anda.

Beton Prategang: Definisi, Konsep, Prinsip dan Cara Kerja
Dengan semakin majunya teknologi konstruksi di era modern saat ini dan semakin tinggi nya penggunaan beton dalam dunia konstruksi, beton prategang bisa dijadaikan sebagai salah satu solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan beton. Beton prategang memiliki banyak kelebihan. Berikut penjelasan singkat tentang definisi, konsep, prinsip dan cara kerja, serta material untuk pembuatan beton prategang.

Beton Prategang

Definisi Beton Prategang

Pengertian beton prategang menurut beberapa peraturan yang berlaku di dalam dunia konstruksi adalah sebagai berikut:

Menurut ACI (American Concrete Institute), beton prategang merupakan beton yang mengalami tegangan internal dengan besar dan distribusi sedemikian rupa sehingga dapat mengimbangi sampai batas tertentu tegangan yang terjadi akibat beban eksternal.

Dalam definisi lain, menurut Draft Konsensus Pedoman Beton 1998, beton prategang adalah beton bertulang yang telah diberikan tegangan tekan dalam untuk mengurangi tegangan tarik potensial dalam akibat beban kerja.

Beton prategang juga dapat didefinisikan sebagai beton bertulang dimana tegangan tariknya pada kondisi pembebanan tertentu dengan nilai dan pembagian yang sedemikian rupa sampai batas aman dengan pemberian gaya tekan permanen, dan baja prategang yang digunakan untuk keperluan ini ditarik sebelum beton mengeras (pratarik) atau setelah beton mengeras (pascatarik).

Konsep Dasar

Perbedaan utama antara beton bertulang dan beton prategang adalah beton bertulang mengkombinasikan beton dan tulangan baja dengan cara menyatukan dan membiarkan keduanya bekerja bersama-sama sesuai dengan keinginannya. Sedangkan, beton prategang mengkombinasikan beton berkekuatan tinggi dan baja mutu tinggi dengan cara-cara “aktif”.

Pembuatan beton prategang dicapai dengan cara menarik baja dan menahannya ke beton, jadi membuat beton dalam keadaan tertekan. Kombinasi aktif ini menghasilkan perilaku yang lebih baik dari kedua bahan tersebut.

Baja adalah bahan yang dikenal dengan kemampuan ketahanannya dan bersifat liat. Hal itu menyebabkan baja mampu dibuat untuk bekerja dengan kekuatan tarik yang tinggi oleh prategang. Sedangkan, beton adalah bahan yang getas dan kemampuannya menahan tarikan diperbaiki dengan memberikan tekanan, sementara kemampuannya menahan tekanan tidak dikurangi. Jadi beton prategang merupakan kombinasi yang ideal dari dua buah bahan konstruksi modern berkekuatan tinggi.

Prinsip dan Cara Kerja Beton Prategang

Ada 2 jenis metode pemberian gaya konsentris pada beton prategang, yaitu :

a. Pemberian Pratarik (Pre-tensioned Prestressed Concrete)

Pada metode pratarik, tendon ditegangkan dengan pertolongan alat pembantu sebelum beton dicor. Gaya konsentris dipertahankan sampai beton cukup keras. Setelah beton cukup keras tendon dipotong dan gaya prategang akan tersalur ke beton melalui lekatan. Dalam pembuatan secara massal, maka metode ini sangatlah cocok.

Baja prategang diberi pratarik terhadap pengangkeran independen sebelum pengecoran beton di sekitarnya. Sebutan pratarik berarti pemberian pratarik pada baja prategang, bukan pada baloknya. Pemberian pratarik biasanya dilakukan di lokasi pembuatan beton pracetak. Penggambaran sistem pemberian pratarik dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.

b. Pemberian Pascatarik (Post-tensioned Prestressed Concrete)

Pada metode pascatarik, tendon ditarik setelah beton dicor. Sebelum pengecoran dilakukan terlebih dahulu dipasang selongsong untuk alur dari tendon. Setelah beton jadi, tendon dimasukkan ke dalam beton melalui selebung tendon yang sebelumnya sudah dipasang ketika pengecoran. Penarikan dilakukan setelah beton mencapai kekuatan yang diinginkan sesuai dengan perhitungan. Setelah penarikan dilakukan maka selongsong diisi dengan bahan grouting. Proses pemberian prategang metode pascatarik dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.

Adapun prinsip dari pascatarik ini secara singkat adalah sebagai berikut :

Tahap 1: Siapkan bekisting (formwork) lengkap dengan lubang untuk kabel tendon (tendon duct) yang dipasang melengkung sesuai bidang momen balok, setelah itu beton dicor (gambar A).

Tahap 2: Setelah beton di cor dan sudah bisa menahan berat sendiri, tendon atau kabel prategang dimasukkan ke dalam Lubang Tendong (tendon duct), selanjutnya ditarik untuk mendapatkan gaya prategang. Metode pemberian gaya prategang adalah dengan cara mengikat salah satu angker, kemudian ujung angker lainnya ditarik (ditarik dari satu sisi). Tetapi, ada pula yang ditarik pada kedua sisinya kemudian diangkur secara bersamaan. Setelah diangkur kemudian dilakukan grouting pada lubang angker tadi (Gambar B).

Tahap 3: Setelah diangkur, balok beton menjadi tertekan, jadi gaya konsentris telah ditransfer kebeton. Karena tendon dipasang melengkung, maka akibat gaya konsentris tendon memberikan beban merata kebalok yang arahnya keatas, akibatnya bentuk balok melungkung keatas (gambar C).

Untuk memudahkan transportasi dari pabrik ke site, maka biasanya beton prategang dibuat dengan sistem post-tension ini dilaksanakan secara segmental (balok dibagi-bagi menjadi beberapa bagian, misalnya perbagian dibuat dengan panjang 1 sampai dengan 3 m).

Tahap Pembebanan

Tidak seperti beton konvensioanl, beton prategang mengalami beberapa tahap pembebanan. Pada setiap tahap pembebanan harus dilakukan pengecekan atas kondisi serat tekan dan serat tarik dari setiap penampang. Pada tahap tersebut berlaku tegangan ijin yang berbeda-beda sesuai kondisi beton dan tendon. Ada dua tahap pembebanan pada beton prategang, yaitu transfer dan service.

Tahap transfer adalah tahap pada saat beton sudah mulai mengering dan dilakukan penarikan kabel prategang. Pada saat ini biasanya yang bekerja hanya beban mati struktur, yaitu berat sendiri struktur ditambah beban pekerja dan alat. Pada saat ini beban hidup belum bekerja sehingga momen yang bekerja adalah minimum, sementara gaya yang bekerja adalah maksimum karena belum ada kehilangan gaya prategang.

Kondisi service (servis) adalah kondisi pada saat beton prategang digunakan sebagai komponen struktur. Kondisi ini dicapai setelah semua kehilangan gaya prategang dipertimbangkan. Pada saat ini beban luar pada kondisi yang maksimum sedangkan gaya pratekan mendekati harga minimum.

Material Beton Prategang
Beton adalah hasil dari pencampuran beberapa material berupa semen, air dan agregat. Dengan perbandingan berat campuran yakni, agregat kasar 44%, agregat halus 31%, semen 18%, dan air 7%. Setelah 28 hari, beton akan mencapai kekuatan yang ideal yang disebut dengan kuat tekan karakteristik. Kuat tekan karakteristik adalah tegangan yang telah melampaui 95% dari pengukuran kuat tekan uniaksial yang diambil dari tes penekanan standar, yaitu dengan kubus ukuran 15×15 cm, atau silnder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Beton yang digunakan dalam pembuatan beton prategang adalah beton yang mempunyai kekuatan tekan yang tinggi dengan nilai f’c minimal 30 Mpa.
Baja: material baja yang biasa digunakan dalam praktik pembuatannnya adalah sebagai berikut.
Kawat PC Wire, biasanya digunakan untuk baja prategang pada beton prategang dengan sistem pratarik.
Kawat PC Strand, biasanya digunakan untuk baja prategang untuk beton prategang dengan sistem pascatarik.
Kawat PC BAR, biasanya digunakan untuk baja prategang pada beton prategang dengan sistem pratarik.
Tulangan biasa, yaitu tulangan yang bisa dipakai untuk beton konvensional seperti besi polos dan besi ulir.

Kelebihan dan Kekurangan Beton Prategang

Beton Prategang (Prestressed concrete) mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan beton konvensional biasa, antara lain:

Kelebihan dari segi teknis:
Struktur beton prategang akan terhindar dari retak terbuka didaerah tarik akibat beban kerja.
Beton prategang akan lebih tahan terhadap korosi.
Kedap air, bagus digunakan untuk proyek yang dekat dengan perairan.
Karena terbentuknya lawan lendut akibat gaya prategang sebelum beban rencana bekerja, maka lendutan akhir setelah beban rencana bekerja, akan lebih kecil dari pada beton bertulang biasa.
Efisien karena dimensi penampang struktur beton prategang lebih ramping.
Lebih hemat dalam penggunaan baja.
Ketahanan terhadap geser dan ketahanan terhadap puntirnya meningkat.
Kelebihan dari segi teknis ini akan mempengaruhi biaya untuk memproduksi beton prategang itu sendiri, dan dari segi ekonomis beton prategang juga memiliki beberapa kelebihan antara lain :
Volume beton yang digunakan untuk produksi beton prategang lebih sedikit
Jumlah baja/besi yang digunakan untuk produksi beton prategang sedikit.
Beton prategang akan lebih menguntungkan jika dibuat dalam jumlah besar
Beton prategang hampir tidak memerlukan biaya pemeliharan, lebih tahan lama karena, dapat membuat balok dengan bentang yang lebih panjang.
Dengan menggunakan beton prategang bisa menghemat waktu pelaksanaan konstruksi.
Kekurangan beton prategang, sebagai berikut :
Diperlukan kontrol dan monitoring quality control (QC) yang lebih ketat dalam proses pembuatan.
Terdapat kehilangan tegangan pada pemberian gaya prategang awal.
Diperlukan biaya tambahan untuk pengangkutan.

Main Menu